Senin, 23 April 2018

Menjadi Jelita Seutuhnya (Part 2 )





Assalamu’alaikum wr.wb.
Dear shalihah cantik,
Apa kabar nih?
Semoga selalu dalam lindungan-Nya ya. Hallo Hallo. Rahay is back. Seperti yang sudah Rahay janjikan, kalau bakalan ada part 2 dan part 3 dari “Menjadi Jelita Seutuhnya”, so here is the next part. Tapi, sebelumnya, Rahay minta maaf karena telat banget updatenya karena satu dan lain hal yang membuat Rahay telat update. To be honest, biasa lah ya karena kegalauan mahasiswi tingkat akhir. Nikah atau s2? :’) haha Ngga ding, sebenernya lebih karena setan malas yang terus menyerang. Huhu. Jadi dear, ayo sama-sama menghalau dengan sekuat tenaga si ‘setan malas’ ini biar kita bisa produktif yaa! Fighting!
Udah ya basa-basinya takut jadi basi basa :p so, here is the 2nd part of ‘Menjadi Jelita Seutuhnya”! Happy reading, sweetheart! <3
                       
           
source: devianart
Kira-kira dalam bahasa Jepang berarti  sesuatu yang kemilau. Penggalan cerita di atas diambil dari novel berjudul Kira-Kira karya Chyntia Kadohata. The story reminds us to always see “something glitters” in everything. Maksudnya adalah kita harus melihat bahwa di setiap hal yang menurut kita menyakitkan, kurang baik dan kita tidak suka, akan selalu ada hal bagus, baik dan positif yang menyertainya. Hal ini yang harus kita percaya kepada yang maha Sempurna, Allah SWT. Ini pun yang selalu kak Nadhira pegang selama tinggal di luar negeri. Bagaimana tidak? Ketika kita tinggal di negeri orang, tidak ada yang dapat menolong kita kecuali Allah. Begitu datang cobaan atau ujian siapa yang akan kita mintai tolong selain Allah, bukan? Menurut kak Nadhira pula, kita bisa dengan sangat merasakan pertolongan Allah ketika sedang susah. Ketika kita berbuat dosa pun balasannya akan datang secepat kilat. Benar-benar menampar kita keras-keras. Nah, di sini lah yang harus kita ingat, bahwa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan sehingga kita tidak mudah menyerah begitu saja.  Dan satu hal yang selalu aku ingat dari kata-kata kak Nadhira, kita harus selalu tenang dalam menghadapi masalah. Tenang, tenang, dan tenang. Jadi, let us always believe in “kira-kira” or “glitters” in every darkness.   
Nah, setelah kita bisa percaya bahwa bantuan Allah begitu nyata, ini saatnya kita saling membantu sesama muslimah untuk terus memperbaiki diri dan saling menginspirasi. Hayoo, bagaimana caranya? Jawabanya tentu: banyak. Ya, salah satunya seperti yang kak Nadhira lakukan yaitu menginspirasi melalui sosial media khususnya Instagram serta menulis di blog dan menerbitkan buku. Coba deh tengok akun pribadi kak Nadhira di @nadhiraarini. Intip kreatifnya kak Nadhira membuat quote-quote penyemangat dan berdakwah dengan lembut dan santun.
Cara keren kak Nadhira di atas bisa banget kita tiru nih, girls. Pertama-tama, kita gali dulu apa sih bakat atau passion kita? Setelah kita mengetahuinya, kita bisa sharing tentang passion kita lewat sosial media atau blog nih, dear. For instance, we are a book freak. Kita bisa memanfaatkan hobi kita itu untuk menularkan virus membaca loh. Kita bisa membuat instagram khusus berisikan review atau rekomendasi buku-buku keren lengkap dengan gambar buku hasil jepretan kita sendiri atau biasa disebut bookstagram. Apa pun yang berguna dapat menjadi inspirasi, loh. Misalnya hal yang kita anggap remeh temeh seperti kebiasaan kita tyding up bisa juga bisa menginspirasi temen-temen yang belum bisa tyding up dengan rutin. Seberapa kecil keahlian kita harus diapresiasi ya, girls. Kita itu berharga. Let’s love ourselves more! <3
Lalu, pasti di antara kalian ada yang melontarkan pertanyaan seperti ini: Rahay, seseorang yang dapat menginspirasi kan karena mereka sudah mengetahui passion mereka, terus kalau yang belum bagaimana cara mengetahui passion kita?
            Yups, sering kali walaupun kita sudah menginjak usia dewasa, kita merasa tidak mempunyai passion atau bakat. Kalau menurutku, bukan tidak punya bakat atau passion tetapi hanya belum tahu dan belum ada kemauan untuk mencari tahu. Jadi, gimana sih cara mengetahui passion kita? Kalau ala Rahay sih gini : Passion is something make me more alive. Something like a dope.  Sesuatu yang ketika kita melakukannya kita benar-benar bersemangat dan senang walaupun di lakukan berulang ulang sampai bosan. Bisa juga yang menyelamatkan kita dari kebosanan. Passion atau pun bakat bisa dilihat juga dari sesuatu yang menurut kita atau orang-orang di sekitar kita, kita jago dalam hal itu. So, don’t hesitate to ask your friends, family or beloved ones what are you good at. Karena terkadang mereka lebih peka dan bisa melihat apa passion kita. Hehe from now on, yuk cari tahu apa sih passion, keahlian atau bakat kita. Then, let’s inspire each other! ^^


Yuk, jadi muslimah yang cantik luar dalam.
Quotes from Uglies Novel. Picture sources: musical-moose



PS: Kira-kira and Uglies novel are two must read book. I do recommend these book for your brain vitamin. Jadilah calon ibu yang cerdas dengan memperbanyak membaca buku. Yuk girls, mulai sekarang rajinlah membaca buku! Prepare your self to be supermom for your children.

Constellation of love,

Rahayours
Wasalamu’alaikum wr.rb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar