Assalamu’alaikum wr.wb.
Dear shalihah cantik,
Apa kabar nih?
Semoga
selalu dalam lindungan-Nya ya. Hallo Hallo. Rahay is back. Seperti yang sudah
Rahay janjikan, kalau bakalan ada part 2 dan part 3 dari “Menjadi Jelita
Seutuhnya”, so here is the next part. Tapi, sebelumnya, Rahay minta maaf karena
telat banget updatenya karena satu dan lain hal yang membuat Rahay telat
update. To be honest, biasa lah ya karena kegalauan mahasiswi tingkat akhir.
Nikah atau s2? :’) haha Ngga ding, sebenernya lebih karena setan malas yang
terus menyerang. Huhu. Jadi dear, ayo sama-sama menghalau dengan sekuat tenaga
si ‘setan malas’ ini biar kita bisa produktif yaa! Fighting!
Udah ya
basa-basinya takut jadi basi basa :p so, here is the 2nd part of ‘Menjadi
Jelita Seutuhnya”! Happy reading, sweetheart! <3
Kira-kira
dalam bahasa Jepang berarti sesuatu yang
kemilau. Penggalan cerita di atas diambil dari novel berjudul Kira-Kira karya
Chyntia Kadohata. The story reminds us to always see “something glitters” in
everything. Maksudnya adalah kita harus melihat bahwa di setiap hal yang menurut
kita menyakitkan, kurang baik dan kita tidak suka, akan selalu ada hal bagus,
baik dan positif yang menyertainya. Hal ini yang harus kita percaya kepada yang
maha Sempurna, Allah SWT. Ini pun yang selalu kak Nadhira pegang selama tinggal
di luar negeri. Bagaimana tidak? Ketika kita tinggal di negeri orang, tidak ada
yang dapat menolong kita kecuali Allah. Begitu datang cobaan atau ujian siapa
yang akan kita mintai tolong selain Allah, bukan? Menurut kak Nadhira pula,
kita bisa dengan sangat merasakan pertolongan Allah ketika sedang susah. Ketika
kita berbuat dosa pun balasannya akan datang secepat kilat. Benar-benar
menampar kita keras-keras. Nah, di sini lah yang harus kita ingat, bahwa di
setiap kesulitan pasti ada kemudahan sehingga kita tidak mudah menyerah begitu
saja. Dan satu hal yang selalu aku ingat
dari kata-kata kak Nadhira, kita harus selalu tenang dalam menghadapi masalah.
Tenang, tenang, dan tenang. Jadi, let us always believe in “kira-kira” or “glitters”
in every darkness.
Nah, setelah
kita bisa percaya bahwa bantuan Allah begitu nyata, ini saatnya kita saling
membantu sesama muslimah untuk terus memperbaiki diri dan saling menginspirasi.
Hayoo, bagaimana caranya? Jawabanya tentu: banyak. Ya, salah satunya seperti
yang kak Nadhira lakukan yaitu menginspirasi melalui sosial media khususnya
Instagram serta menulis di blog dan menerbitkan buku. Coba deh tengok akun
pribadi kak Nadhira di @nadhiraarini. Intip kreatifnya kak Nadhira membuat quote-quote
penyemangat dan berdakwah dengan lembut dan santun.
Cara
keren kak Nadhira di atas bisa banget kita tiru nih, girls. Pertama-tama, kita
gali dulu apa sih bakat atau passion kita? Setelah kita mengetahuinya, kita
bisa sharing tentang passion kita lewat sosial media atau blog nih, dear. For
instance, we are a book freak. Kita bisa memanfaatkan hobi kita itu untuk
menularkan virus membaca loh. Kita bisa membuat instagram khusus berisikan
review atau rekomendasi buku-buku keren lengkap dengan gambar buku hasil
jepretan kita sendiri atau biasa disebut bookstagram. Apa pun yang berguna dapat menjadi inspirasi, loh.
Misalnya hal yang kita anggap remeh temeh seperti kebiasaan kita tyding up bisa
juga bisa menginspirasi temen-temen yang belum bisa tyding up dengan rutin.
Seberapa kecil keahlian kita harus diapresiasi ya, girls. Kita itu berharga.
Let’s love ourselves more! <3
Lalu,
pasti di antara kalian ada yang melontarkan pertanyaan seperti ini: Rahay,
seseorang yang dapat menginspirasi kan karena mereka sudah mengetahui passion
mereka, terus kalau yang belum bagaimana cara mengetahui passion kita?
Yups,
sering kali walaupun kita sudah menginjak usia dewasa, kita merasa tidak
mempunyai passion atau bakat. Kalau menurutku, bukan tidak punya bakat atau
passion tetapi hanya belum tahu dan belum ada kemauan untuk mencari tahu. Jadi,
gimana sih cara mengetahui passion kita? Kalau ala Rahay sih gini : Passion is
something make me more alive. Something like a dope. Sesuatu yang ketika kita melakukannya kita
benar-benar bersemangat dan senang walaupun di lakukan berulang ulang sampai
bosan. Bisa juga yang menyelamatkan kita dari kebosanan. Passion atau pun bakat
bisa dilihat juga dari sesuatu yang menurut kita atau orang-orang di sekitar
kita, kita jago dalam hal itu. So, don’t hesitate to ask your friends, family or
beloved ones what are you good at. Karena terkadang mereka lebih peka dan bisa
melihat apa passion kita. Hehe from now on, yuk cari tahu apa sih passion,
keahlian atau bakat kita. Then, let’s inspire each other! ^^
Yuk, jadi muslimah yang cantik luar
dalam.
![]() |
| Quotes from Uglies Novel. Picture sources: musical-moose |
PS: Kira-kira and Uglies novel are two must read book. I do recommend these book for your brain vitamin. Jadilah
calon ibu yang cerdas dengan memperbanyak membaca buku. Yuk girls, mulai
sekarang rajinlah membaca buku! Prepare your self to be supermom for your
children.
Constellation of love,
Rahayours
Wasalamu’alaikum wr.rb.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar